Social Icons

5 Januari 2012

Roaming

Baru saja tiba, Akas Nasir, di rumah. Mampir, sembari melayat tetangga kami yang meninggal. Paman Mama ini langsung mengajak berdialog panjang lebar.

“Mejong dija.”

“Ngakuk jak majic jar da’a.”

“Aih.. Api munih..”

Papa segera ke dapur, ntah karena alasan apa. Mengerlingku yang sedang menyeduh kopi dan berkata, “Mbokmu kae ngomong Bahasa Enggres.”
Aku tergelak. Mengerti bahwa bahasa dialog dua pribumi ini memang asing terdengar di rumah kami. Bahasa Komering kawan, asalnya dari Sumatera bagian selatan. Dan Papa yang Jawa tulen, meski mengerti, jengah juga karena tak biasa.

0 komentar:

Posting Komentar