Social Icons

6 Januari 2012

Dusun -_-

Dusun. Benar-benar dusun.

Gerimis belum reda. Tapi aku telah cukup lama on line dan tak ada lagi hal penting yang harus dikerjakan. Nekad, dari warnet yang dekat STKIP itu, meluncur untuk menjemput Mama di Wisma Rini.

Ngik.

Motor melenguh. Mati. Tiba-tiba. Tepat disamping monumen bambu seribu di depan kantor bupati. Ya ampun, ga elit betul.
Berkali-kali di’engkol’, motor tak kunjung mengeram, Ngambeg rupanya. Akhirnya kudorong ke Indomart depan SD N 1.

“Mama, mogooooook,” laporku melalui ponsel.

Tak sampai sepuluh menit, Mama datang bersama Om Ayun yang gagah perkasa.
Baru sekali engkol, “Brem breeeeeeeeeeem!”

“La kiiidaaaaaaaah,” kata Mama.

Om Ayun mengerlingku seperti berkata, “Cape deeeeh..”

Waaahahahah, memang dusun.

0 komentar:

Posting Komentar