Social Icons

11 Februari 2012

Olala Mama

Begini kalau anak dan istri punya acara di Bandar Lampung, pasti ikut nebeng Papa dalam upaya pengiritan ongkos.

Pagi-pagi Papa sudah ribut, "Kalau mau ikut, gesit dandannya!". Mama biasanya yang ribet, suka marah-marah sendiri apalagi kalau buru-buru.

Saya sih elit, alasan ikut Papa karena berencana tes TOEFL di Balai Bahasa Unila. Mama? Katanya mau pijat di Balai Apaaaaa Gitu di Way Halim, atas promosi Bibi tercinta.

08.15, sampai di Balai Bahasa. Mama mengantarkan saya dulu sampai tes dimulai, baru kemudian ke Balai Apaaaaa Gitu, untuk pijat.

"Halo," Mama menelepon reseptionis Balai Apaaaaa Gitu. "Saya mau pijat nih, alamatnya di mana ya?"

Saya mengedarkan pandangan, mengamati peserta-peserta tes yang sepertinya bervariasi sekali asal-muasalnya.

"Ha? Hari ini ga buka?" suara Mama melengking.

Saya menoleh dengan cepat kemudian tertawa kejam. Lagiaaaaaaaaan, bukannya konfirmasi sebelum berangkat tadi.

Sudah jadi nasib, dan Mama pun terdampar di ruangan Papa, main Solitaire, satu-satunya game yang bisa Mama mainkan. Untung saya bawa laptop.

0 komentar:

Posting Komentar