Social Icons

26 Agustus 2012

"Mbak, ada sertifikat halalnya?"


Menjaga lambung dengan hanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi tentu akan berpengaruh pada kecerdasan otak. Kalau kita makan cukup dan bergizi sebelum ujian, misalnya, ujian jadi lebih lancar karena asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh cukup. Begitu kan?

Di dalam Islam, ada istilah halal dan toyyib (baik), dan setiap Muslim wajib menjaga dirinya dari yang haram termasuk perkara makanan. Zat-zat yang ikut mengalir bersama darah akan berpengaruh ke perangai kita lho... Kalau kita suka marah-marah, gampang emosi, coba cek, mungkin ada makanan yang tidak halal atau tidak toyyib yang kita konsumsi.

Di sini, saya menemukan hadits:

Diriwayatkan, Sa’ad bin Abi Waqash datang menemui Rasul Saw. Ia berkata: “Ya Rasulullah, do’akan kepada Allah agar aku senantiasa menjadi orang yang dikabulkan do’anya oleh Allah.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan do’anya. Dan demi jiwaku yang ada di tanganNya, sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amal-amalnya selama 40 hari, dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba maka neraka lebih layak baginya (HR. At-Thabrani) (Lihat Ad-durar Al-Mantsur fi Tafsir bil Ma’tsur Juz: II hal. 403).

Yuk, lebih selektif lagi memilih makanan! :)

Makanan kemasan bisa dengan mudah kita lihat, ada label halal atau tidak. Lebih baik lagi, label halal dari Majelis Ulama, baik Indonesia maupun luar negeri. Ketika jajan, kita juga perlu mewaspadai bahan yang digunakan maupun proses pembuatannya. Jika sudah yakin halal, boleh dikonsumsi, misalnya karena kita kenal dekat dengan penjualnya.

Beberapa produsen makanan sudah tersertifikasi halal, tapi beberapa yang lain belum. Terkadang, saya juga nekad bertanya, "Mbak, ada sertifikat halalnya?". Supaya yakin makanan yang (akan) saya beli memang baik dan halal untuk dikonsumsi.

Coba deh follow @halalcorner untuk belajar lebih banyak :)

0 komentar:

Posting Komentar