Social Icons

14 Oktober 2012

Jumog Waterfall

Sebelumnya, saya pernah ke air terjun juga bareng Teh Novi ke Grojokan Sewu, Tawangmangu. Kali ini, ke air terjun Jumog sepulang dari Candi Sukuh bareng teman-teman sekelas. Menurut saya, Jumog lebih tertata rapi deh dibanding Tawangmangu (^^,)v


Sebentar, sebentar, sebelum ke air terjun kilas balik dulu perjalanannya.


Dari Candi Sukuh, Jumog itu dekat sekitar lima belas menit naik motor. Pas ke air terjunnya sih semangat, jalannya menurun soalnya. Jadi, pas difoto yang nampang wajah-wajah bahagia :D

Jadi ingat dulu saya penah ke Curug Cimahi bareng teman-teman di BEM waktu di UPI awal tahun 2009. Jalannya mirip sih ^.^

Kami kelaparaaan.. Ibu-ibu di pinggir jalan nawarin sate jadi pengen. Akhirnya kami mampir karena perut yang menjerit-jerit gaya demonstran, "Makan! Makan! Makan!" (--,)a

Mbak Bibit pesan minum dowang, Pak Komeng pengen mie ayam, Mutia mood-nya makan bakso, sedangkan saya, Ita, dan Wahyu pesan sate kelinci. Ini 8.000 lho pemirsah, lumayan kenyaaaaaang...

Sampai air terjun deeeh... Mari kita foto! \(^.^)/

Airnya jernih banget yaaa... suka suka suka ^.^

Ketua kelas yang baik ya begini, jagain barang-barang waktu anak buahnya foto-foto (^^,)v

Tapi, ketua kelas tergoda imannya dan ikutan foto-foto. Apppaaah? Harta gono-gini kami ditinggal? Saya deh akhirnya yang ngangkut-angkut (--,)a

Foto, foto, foto...



Ini ceritanya ada dua kubu yang minta difoto, kubu cewek sama Wahyu. Yang cewek di atas, Wahyu di bawah. Alhasil, di fotonya Wahyu ada kaki saya, hahaha...

Tiga pentol korek, yang tengah paling &@#%*, heheheh..

"Tesisku apa kabar ya..."
Hihihi... Piss (^^,)v
Udah sore nih, saatnya pulaaang... Sebelum nanjak kita pasang wajah bahagia dulu. Bilang, "Baaayeeem..."

Adalah ke tempat parkir butuh perjuangan. Semangat, Kawan! :D

Ini ceritanya Mbak Bibit sama Pak Komeng mau balap lari. Mbak Bibit lewat jalan yang lebih pendek tapi kemiringannya lebih tinggi, Pak Komeng lewat jalan yang lebih datar tapi lebih jauh. Hasilnya? Seri :D

Saya dan Wahyu ikut-ikutan. Saya di posisi Mbak Bibit dan Wahyu di posisi Pak Komeng. Waaaaaaah... Lama ga lari kok badan kerasa berat banget. Nanjak satu tangga aja susahnya minta ampun. Akhirnya saya kalah pemirsah (^^,)a

Ini lho jalannya... Sebelah kiri track-nya Pak Komeng dan Wahyu, sebelah kanan yang saya dan Mbak Bibit lewati.

Sebelum pulang, beli oleh-oleh dulu keripik ubi ungu. Seperempat kilo harganya empat ribuuu dapat diskon seribu karena beli banyak \(^.^)/








0 komentar:

Posting Komentar