Social Icons

11 November 2012

Dosa Besar dalam Presentasi


Istilah ‘dosa besar ini saya dapatkan ketika kuliah Kapita Selekta Matematika di UPI 2008 lalu. Dosen saya yang menggaungkan. Pasalnya, mata kuliah ini menuntut kami untuk bekerja dalam kelompok dan mempresentasikan hasil diskusi kami di depan kelas dengan menggunakan Ms. Power Point. Alhasil, ada beragam slide yang ditampilkan, mulai dari yang parah sampai yang meriah dengan beragam komentar pula dari sang dosen.

Karena istilah dosa besar ini, saya pun berguru dengan seorang teman yang jam terbang presentasinya sudah ‘wah’. Ia sudah berpengalaman untuk presentasi di hadapan khalayak ramai bahkan di hadapan warga asing (ia pernah stay di Jepang hampir setahun untuk pertukaran pelajar). Ini, rangkumannya.
 
SLIDE PRESENTASI



1. Gunakan warna yang kontras antara background dengan huruf. Jika background gelap, sebaiknya tulisan terang, begitu juga sebaliknya. Perhitungkan efek bias ketika slide telah ditayangkan di screenview, karena warna-warna di dalam slide yang ditayangkan di screenview tidak sekontras slide yang ditayangkan di laptop atau komputer

2. Jangan ada tulisan yang terlalu kecil. Minimal ukuran hurufnya 18. Gunakan jenis huruf yang mudah terbaca.

3. Simple saja, jangan terlalu banyak hiasan.

4. Cantumkan poin penting saja di dalam slide, tak perlu mencantumkan paragraf yang terlalu panjang. Tambahkan pula gambar untuk ilustrasi karena tidak semua audience tertarik membaca tulisan.

5. Animasi sebaiknya dikurangi, apalagi jika waktu presentasi dibatasi. Karena akan ada saat ketika presenter akan presentasi, sedangkan slide masih berjalan. Membuat audience menunggu (karena kita terdiam, menunggu animasi yang belum selesai) itu kurang baik. Meski hanya 2-3 detik, kalau berulang sampai sepuluh kali, bisa membuang waktu lebih banyak lagi.

Contoh Slide
Di bawah ini adalah contoh slide yang terkemas cukup menarik. Penggunaan font yang cukup  terbaca audience, perpaduan warna yang digunakan pun kontras antara background dengan tulisan meski beragam warna yang disajikan, juga terdapat gambar-gambar untuk ilustrasi.

Slide di bawah ini kurang baik karena perpaduan warna yang dipilih cukup 'menyakitkan' untuk mata, terutama jika ditampilkan dalam ruangan bercahaya. Jika background yang diinginkan gelap, sebaiknya hitam yang dipilih, bukan abu-abu. Warna untuk tulisan di slide ini pun kurang kontras, terutama warna pink dan orange. Audience yang kurang nyaman dengan slide cenderung tidak ingin memperhatikan.

KETIKA PRESENTASI
1.  Perhatikan penampilan sebagai bentuk hormat kita kepada audience. Gunakan pakaian formal dan sepatu. Ini adalah foto para presenter sekaligus juri pada kompetisi karya tulis ilmiah di Jurusan Pendidikan Matematika UPI tahun 2010. Presenter terdiri dari presenter individu dan kelompok. Presenter kelompok menggunakan busana yang senada agar terlihat kompak, yaitu presenter berbusana ungu di paling kiri dan paling kanan, juga presenter berbatik di posisi kedua dari kiri dan posisi kedua dari kanan.

2.   Karena di ppt hanya dimunculkan point-pointnya saja, lebih baik kita membuat narasi yang akan kita bicarakan ketika presentasi. Ini untuk menghindari mubadzir kalimat ketika presentasi. Terkadang, ketika tampil, kita digoda untuk membicarakan yang tidak penting. Bisa membuang-buang waktu. Tetapi, narasi ini tidak perlu dibawa ketika tampil :p

3.   Banyak latihan presentasi, terutama untuk mem-pas-kan dengan waktu presentasi, agar tidak ada hal-hal penting yang terlewat dan tidak dipresentasikan.

4.   Biasakan tidak ada kata ‘eee…’. Kata itu biasa muncul jika kita tidak siap.

5.  Ketika presentasi selesai dan saatnya tanya jawab, presenter sebaiknya berdiri untuk menghormati audience.
6.   Jangan lupa mengemas kata-kata yang baik ketika berbicara dengan audience/penanya. Ketika diberi saran, “Terima kasih atas saran yang diberikan…” Bahkan ketika ada protes yang menyalahkan presentasi, ucapkan dulu terima kasih.

7.   Jangan terlalu terlihat ngeyel. Jika protes dari audience ada yang –menurut kita- salah dan butuh konfirmasi, tersenyumlah dulu. Ucapkan, “Terima kasih atas tanggapannya. Namun, sebagaimana yang kami ketahui…”

8.    Gunakan kata-kata formal, biasakan. Pilih kata-kata baku.yang baik

9.   Jika ada yang memunculkan kelemahan-kelemahan pada presentasi kita, jawablah dengan santun. Pertama, sebutkan dulu kelebihan isi presentasi kita, misalnya jika presentasi karya tulis, “Karya tulis kami memang cukup efisien untuk hal bla bla bla. Tetapi, agak lemah untuk hal bla bla bla. Mudah-mudahan ada kesempatan bagi kami untuk memperbaiki karya tulis ini di kemudian hari.”

10.  Jika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab, setelah berterima kasih, katakan, “Yang kami ketahui, bla bla bla… Tetapi, mudah-mudahan bapak/ibu bisa memberi saran untuk karya tulis yang lebih baik.”

11.  Hindari kata ‘mungkin’.

12.  Jawab dengan yakin. Jika tidak yakin atau bahkan tidak tahu, jangan menjawab dengan jawaban yang sekiranya memancing juri bertanya lebih jauh.

13.  Jangan terlalu lama diam ketika berpikir mencari jawaban. Maka, persiapkan materi dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar