Social Icons

16 Desember 2012

Jama'ah

Ini adalah kultwit Ustadz @yusuf_mansur dengan hashtag #jamaah

1. Saya bahagia banget bisa njalanin 1 perintah Rasul, dan nerapinnya di urusan ekonomi, bisnis, perdagangan, usaha.

2. Rasulullaah Muhammad.... (Jawab ya... Dg shalawat... Setiap disebut namanya Rasul, atau skdr Rasul saja atau Nabi).

3. Rasulullaah Muhammad shollaa 'alaih, nekenin banget kita bersatu... 'Alaikum biljamaa'ah... Wajib atas kalian bersatu...

4. Kalimat Rasul... (Jawab lagi tuh...).

5. Kalimat Rasul, menunjukkan juga penekanan spy kita semua berjamaah. Tentu saja di semua urusan. Bukan soal ekonomi&shalat saja.

6. Prinsip 'alaikum bil jamaa'ah ini lama2 saya pikir merupakan asasnya ekonomi Indonesia. Ekonomi gotong royong. Koperasi. BMT.
google.com
7. Semua peluang bisnis, usaha, dan bahkan asetnya, dikembalikan kpd sebanyak2nya masyarakat.

8. Kesempatan memiliki lahan, bisnis, usaha, juga diberikan kpd sebanyak2nya jamaah.

9. Saya tidak mau menyesali ke belakang. Tp bolehlah saya mengatakan ini sbg sebuah ilmu dan pelajaran...

10. Masyarakat betawi harusnya tidak usah pindah dan dipindahkan dari tanahnya.

11. Mereka bisa berjabat tangan dg indah... Dengan siapapun yg mau mengembangkan dan memanfaatkan lahannya. Dg kerjasama.

12. Misal, dicium potensi bhw di atas lahan2 mereka bisa dibangun pertokoan, mall, perumahan, hotel, kondotel, kerjasama saja.

13. Pemilik lahan bisa sebagai pemegang saham, penikmat juga bisnis yg berkembang di lahannya. Bukan sbg yg "diusir" atau trusir.

14. Dan kebutuhan akan dana juga bisa disuplai oleh entitas masyarakat lain di luar pemilik lahan. Saling bantu membantu.

15. Bukan saling makan memakan, memanfaatkan kebodohan, ketidaktahuan, dan kebutuhan masyarakat.

16. Demikian pula lahan2 sawit, batubara, emas, dan seluruh potensi lain di tiap2 daerah, yg masyaAllah, masyarakat asli malah...

17. Malah apaan hayo...? He he he. Tetep kalem ya...

18. Allah bahkan berfirman wa'tashimuu... Bersatulah kalian...

19. Aturannya: bihablimminallaah... Bersatunya dg ikatan tali Allah: agamanya Allah, kepentingannya Allah. Bukan nafsu&keburukan.

20. Yg bersatu, Allah sebut sbg Fa-ashbahtum bini'matihii ikhwaanaa... Akan dapat manisnya persaudaraan.

21. Indah... Bnr2 indah. Usaha juga akan berkah. Sebab tidak ada jeritan tangis masyarakat yg terpinggirkan sbb sistem kapitalis.

22. Saya tuh ya suka memandangi keluar jendela... Saat saya menginap di hotel lantai belasan, bahkan puluhan...
google.com

23. Air mata saya suka netes...

24. Liat bedanya, mata yg ada empati dan simpati kepada masyarakat pemilik lahan, ketika saya mau bikin hotel...

25. Tatkala saya menjadi pengusaha bengis, ga peduli, maka dari lantai atas hotel saya melihat gurihnya deretan rmh2...

26. Atas dasar ekonomi biasa, ekonomi jual beli biasa, maka bila ada uang, dan mereka mau, maka perumahan itu bisa dibeli&disulap.

27. Jadi apa? Ya banyak. Bisa jadi komplek pergudangan, perkantoran, perhotelan, mall, rekreasi...

28. Tanpa melibatkan mereka sbg pemilik juga... Dan penikmat.

29. Saya memandang ke bawah, ke barisan rumah2... Di sana ada keceriaan anak2 yg bermain bersama...

30. Berbecek2, di gang2, saling maen petak umpet, dan sesekali berenang jika beruntung datang banjir.

31. Sebagai orang yg memiliki dana, kesempatan, kekuatan, ide, ilmu... Harusnya kwn2 pengusaha memiliki juga hati...

32. Yakni gimana caranya mereka ini tetap menjadi pemilik... Keceriaan anak2 ini masih tetep ceria... Yg berganti adalah keadaannya.

33. Bangun dah apartemen2... Bangun berlantai2 ke atas. Kalo perlu 36 lantai...

34. Koq 36? Tanggung amat? Ya, besok tgl 19 des saya ultah ke-36, he he. Narsis ya? Ga apa2, he he. Ngasih tau.

35. Maaf ya, ga nerima ucapan selamat. Tapi terimanya ucapan doa dan transferan rekening, ha ha ha.

36. Selalu ada keceriaan di balik tweet. Saya pengen banget membagi ilmu yg tdk menjadikan dahi sahabat2 berkerut...

37. Nah, bangun dah ke atas. Kalo perlu puluhan lantai, seperti apartemen2 megah nan sombong. Perih saya melihatnya...

38. Kenapa perih...? Masa sih, ga bisa ngasih selantai u/ pemilik lahan asli. Segitunya kah ekonomi kapitalis...?

39. Ga berkenankah menangkat derajat kaum dhuafa...? Mengangkat derajat anak2 mereka...? Dari kampung kumuh, jadi bersih...

39. Sebagai pemilik lahan, mereka dijadilkan pemilik saham juga. Bagilah mereka sedikit. Sehingga bs membiayai hidup mereka.

39. Tapi apa yg trjadi...? Ekonomi kapitalis murni, bukan ekonomi Indonesia asli, meniadakan mereka. Mereka bukan orang...

39. Bukan orang, yg mesti diistimewakan dan diberikan tempat. Transaksi jual beli selesai, terserah mereka mau pindah kemana&dimana.

39. Nmrnya 39 melulu ya? He he he. Sama dg tweet tadi pagi, 7 melulu...

39. Konsen ke tweetnya aja...

39. Jangan ke nomornya. Apalagi sampe protes. Ga penting banget, he he. Ga menikmati isinya. Sbb fokus kpd kekurangan, he he.

40. Lalu berdirilah apartemen demi apartemen. Dibangun blok/lantai u/ rekreasi penghuni.

41. Terlihatlah pemandangan yg menyenangkan, tapi miris...

42. Barisan anak2 yg sehat2, lucu2, ngegemes2in semua... Pada bermain air di kolam renang, taman anak, berlari2an, bermain2...

43. Semuanya ceria. Ditemani ayah, ibu, atau susternya...

44. Itu juga anak2 Indonesia. Jelas saya senang juga... Jelas saya cinta juga... Gpp dah... Toh msh anak2 kita juga...

45. Begitu saya menghibur diri...

46. Eit eit eit... Sebentar...

47. Benarkah...?

47. Trnyata ga juga. Wajah2nya wajah anak2 bule, arab, india, wajah anak2 Hongkong...

47. Berbaur dg anak2 Indonesia yg fasih berbahasa asing juga...

47. Di pikiran saya kayak ada memori flash... Kemana anak2 pemilik lahan...? Kemana keceriaan mereka main bola becek2an...?

47. Kemana ibu2 yg pada nongkrong di depan pintunya? Duduk di atas bale kayu? Di bawah pohon mangga? Sambil cari kutu, he he.

google.com

47. Semua dg alasan ekonomi, sah2 saja. Tapi tidakkah lebih sah lagi bersatu, bergandengan tangan, dg mereka2...?

47. Asal ada dana, kesempatan, orang2 kaya tak perlu kuatir tak seimbang.

48. Upgrade aja orang2 di gang tsb, seperti Leonardo di Titanic. Atau Julia Robert di Pretty Woman. Upgrade sehingga bs bersanding.

49. Dari ketinggian hotel, saya memandang rumah2 itu bakal tertata rapih... Kasih mereke selantai, pakaikan mereka yg lbh baik.

50. Begitu juga daerah2 lain, sbg pemilik emas, batubara, biji besi, pasir, dan apalah kekayaan alam di perut tanah yg mereka diami.

51. Lahan2 sawit yg subhaanallaah, lagi2 atas nama ekonomi, bs dikuasi oleh 1-2 orang aja, atau 1-2 perusahaan saja.

52. Lagi2, orang2 sekitar, jadi buruh... Salahkah...? Ga mau jawab. Perih... Perih...

53. Sama saja nasibnya dg pengarit rumput, penarik gerobak, satpam... Padahal mereka lahir di sana... Perih...

55. Konyolnya. Pemilik tunggal, atau "hanya" sekelompok orang itu, sesungguhnya dibiayai oleh duit kita yg dihimpun bank...

55. Ya Tuhan... Kita bersatu, namun persatuan kita, dipakai mengusir dan mengeksplorasi sodara2 kita sendiri...

55. Saya membayangkan juga saya datang... Membebaskan lahan2 sawah... Namun duduk bercengkrama dg petani2 aslinya...

55. Makasih buat yg sudah belajar u/ ga musingin nomor.

56. Sebelom mengeksekusi sawah2 yg mau dieksekusi, saya membayangkan duduk bercengkrama dg petani2 di sana...

57. Apa yg menjadi kebutuhan dan keperluan mereka. Lalu mencari win-win solution. Mereka ga perlu keluar dari sawahnya.

58. InsyaAllah pasti bisa, dg doa dan asal mau mikirin mereka2 itu.

59. Ketika saya mengeksekusi juga lahan 4,7ha deket bandara, saya pun mulai menggoretkan ekonomi berjamaah...
patunganaset.com

60. Patungan Aset digulirkan... Sebidang tanah saya mewakili saudara2 semua yg ikutan patungan aset, saya beli.

61. Tapi sebisa mungkin memberi manfaat u/ orang2 miskin yg tak punya.

62. Saya pengen berbeda. Kita patungan beli lahan itu, tidak u/ keuntungan sesaat. Di mana kita beli, lalu dijual begitu saja.

63. Jangan. Biar aja puluhan ribu orang yg ikut di barisan saya, ttp menjadi "pemilik" lahan itu.

64. Kita undang kwn2 dari industri ini dan itu, u/ bangun ini dan itu juga. Dengan menyertakan kita sbg pemilik saham juga.

65. Ah, tak sabar rasanya menunggu 1/3 malam... Untuk berdoa... Agar saya bisa menjadi pengusaha yg saleh...

66. Dan bs mengajak sebanyak2nya kawan, u/ jadi juga pengusaha yg saleh...

67. Yg tak egois berusaha, berbisnis, tp hanya u/ kepentingan dirinya saja.

68. Kepentingan Allah, agama, orang dhuafa, hrs pula diperhatikan. Biar berkah&menenangkan.

69. Makasih. Saya udah nyampe rumah. Tadi otw dari bandara ke rumah. Mdh2an manfaat nih kultwit.

70. 'Alaikum bil jamaa'ah. Wajib atas kalian berjamaah. Begitu sekali lagi Rasulullah mengingatkan. Semoga qt bs menjalannya.

71. Salam hormat. Mhn doa u/ dan . Juga u/ sedekah sawahnya PPPA di .

72. Oh ya, jika saya tdk bs menjawab mentionan atau replyan, mhn maklum ya. Mhn maaf. Petik manfaat yg bs dipetik ya.

72. Mhn doa u/ ibu saya, Ibu Uum. Saya tiba di rumah, ke rumah ibu dulu. Ibu lagi sakit. Mhn doanya ya. Makasih. Salam lagi. Wass.

1 komentar:

  1. ya ya, bersatu lebih tepatnya ya..
    makna jama'ah secara luas..

    seperti innamal mu'minuna ikhwah..
    ada makna luas dan makna khususnya..

    yang penting intinya di dapet, ruh ukhuwah dlm berbagai aspek kehidupan..

    bener kata seorang sahabat:
    "kita tidak boleh netral, tapi kita harus berpihak kepada kebenaran.."

    ..berjama'ahlah dalam kebaikan..

    BalasHapus