Social Icons

16 Mei 2013

Merindumu, Karena Allah

Sedang mencoba berkonsentrasi menghafal, tiba-tiba sebuah panggilan masuk ke ponsel. Tak ada nama tertera di layarnya karena phonebook ponsel saya memang error, tak mengenali nomor siapa yang masuk meski nomor itu telah tersimpan di dalam memorinya. Tapi, saya cukup mengenali nomor itu hingga menebak-nebak. Dan benar, ketika mendengar suara dari seberang sana, "Sehat, Dik?". Seketika hati saya berteriak, "Bunda Rianna!"



Rindu.. Tentu saja. Pada Bunda, teman-teman sekelas di Pascasarjana, teman-teman di Forum Kajian Muslimah Pasca, teman-teman di KPPA Benih, bahkan Bu Yuyun yang dari beliaulah saya mendapatkan jalan untuk memulai bisnis kecil (atas izin Allah).

Ya.. Sejak memutuskan untuk (berusaha) mengkhatamkan 30 juz hafalan Quran di Rumah Tahfidz, bahkan mondok di sana, saya sedikit membatasi aktivitas. Hanya tesis dan hafalan. Tidak lagi melanglangbuana ke sini dan ke sana seperti ketika di semester 1 atau pun semester 2. Dahulu mungkin saya masih bersibuk-sibuk di luar sana, menjadi panitia acara, mengelola forum, merapat dalam rapat-rapat. Ah.. Ada capaian yang ingin saya raih sebelum pada akhirnya nanti pulang.

Mempersiapkan diri untuk 'berkarya di kampung halaman' sekaligus mempersiapkan diri menjadi pendidik dalam madrasah keluarga nantinya? Semoga tak ada yang sia-sia :)

0 komentar:

Posting Komentar