Social Icons

9 Juni 2013

Bubur Jagung Manis

Hari Minggu, asrama sepi. Teman-teman mudik. Sedangkan saya, yang kampungnya nun jauh di pulau seberang, stay di asrama dengan agenda elit: revisi tesis untuk persiapan sidang.

Awalnya mau fokuuuus... Ba'da shalat shubuh mau langsung ngerjain. Tapi perutnya bunyi mulu kaya orkestra. Sedangkan saya sedang begitu jaim untuk jajan di luar dengan alasan ga sehat (padahal biar irit, hahaha).

Agaknya sedang tidak ingin bermain-main dengan nasi, tetapi tetap ingin suplay makanan berkarbohidrat. Akhirnya saya putuskan untuk memasak bubur jagung. Googling deeeh... Nemu resep macam-macam, tapi intinya bahan bubur jagung itu:

- Jagung dipipil (saya pakai 2 bonggol)
- Jagung diblender (saya pakai 4 bonggol)
- 1000 ml santan (pakai insting :D )
- 100gr gula pasir
- 4 sdm maizena, cairkan dulu dengan sedikit air.
- sedikit garam
- 1 sdt kayu manis
- daun pandan (saya pakai 3 lembar yang kecil)
- 6 lembar daun jeruk (lupa saya masukkan hahaha)

Gampang bikinnya, cepet lagi. Ga sampai satu jam preparing, masak, sampai buburnya matang. Semua bahan dimasukkan, diaduk-aduk dulu di panci, baru dipanaskan sampai buburnya matang (mengental).

Karena pertama bikin, saya kurang tau ciri-ciri bubur yang sudah matang seperti apa. Jadi berkali-kali dicicip. Soalnya khawatir terlalu lama dimasak, nanti minyak dari santannya keburu keluar. Kan rasanya jadi aneh.

Tapi, alhamdulillah buburnya matang dengan selamat :D





0 komentar:

Posting Komentar