Social Icons

6 Juni 2013

Semua Ada Bagiannya

Ia buta, sekalipun tak pernah mengerti apa itu warna. Karibnya, tuli. Tak pernah ia mengenal nada sejak pertama kali lahir ke dunia. Tetapi, ketika keduanya bertanya, "Matahari itu seperti apa?" kita tetap bisa mengajak mereka keluar ketika mentari sedang terik-teriknya.

"Hangat ini, dari matahari..."

Hidup terlalu singkat untuk hanya mempersoalkan yang beda. Jika kelak kita dikumpulkanNya, Dia tidak akan bertanya apa itu warna, apa itu nada, apa itu rasa. Dia akan menimbang, apa yang telah kita lakukan, kita berikan, kita abdikan, dengan apapun yang kita punya.

Semua ada bagiannya..

Jika mampunya kita menjadi pendidik, maka didiklah generasi muda itu hingga menjadi orang besar di kemudian hari. Seperti Saad bin Abi Waqosh, diturunkan dari jabatan gubernur karena ketidakmampuannya memimpin, tetapi kemudian mengabdikan diri menjadi pendidik hingga ke pelosok negeri.

Jika mampunya kita adalah dengan harta, maka jadikan ia saksi baktinya kita kepada umat. Seperti Abu Bakar Asshiddiq yang bahkan menyedekahkan seluruh hartanya dengan keyakinan, "Allah pasti mencukupkanku juga keluargaku."

Semua ada bagiannya...

Kita tak perlu banyak mendebatkan mengapa orang lain begini dan mengapa orang lain begitu, sementara diri terlupa dengan perkara yang wajib. Berjalan sajalah... Dengan ketaatan, dengan tetap menjaga diri dari yang Ia larang dan terus berlomba-lomba mengerjakan kebaikan. Dan... Saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.
 

0 komentar:

Posting Komentar