Social Icons

4 Mei 2014

"..sesungguhnya aku tak pernah kecewa berdoa kepadaMu,"

Beliau, salah satu teman halaqah saya, usianya sudah menginjak kepala empat. Saya bisa melihat dari garis-garis usia yang terukir di wajahnya. Tetapi bukan itu yang membuat saya tertegun, melainkan ketika beliau berkata, "..kami belum punya anak." di sela-sela percakapan kami tentang asuransi syariah.

"Allah..!" Pekik saya.

Mungkin selama ini saya yang terlalu sering membandingkan diri dengan mereka yang usianya lebih muda atau mereka yang menikah beberapa bulan setelah kami, tetapi dengan mudahnya Allah karuniai putra. Sementara kami masih terus berdoa dan berikhtiar, berusaha untuk terus berhusnuzdon kepada Allah bahwa mungkin Ia akan menghadirkan buah hati nanti, ketika kami benar-benar telah siap.

Tetapi jujur, keadaan teman halaqah yang baru saya ketahui ini membuat saya benar-benar termangu. Betapa Allah memberikan cobaan kepada hambaNya, cobaan yang tak jarang membuat kita merasa begitu berat dan seringkali berbasah air mata.

"..sesungguhnya aku tak pernah kecewa berdoa kepadaMu," kata Nabi Zakaria, di usia rentanya yang merindukan putra. "Allahku, anugerahkanlah kepadaku, seorang putra dari sisiMu, yang tergolong ke dalam orang-orang shalih.." Dan benar, Allah anugerahkan Yahya yang juga adalah seorang Rasul sebagaimana ayahandanya.

Terus berdoa ya, Mbakku sholihah.. Semoga kebaikan untukmu, juga untuk para orangtua yang selalu bersabar dan berhusnudzon kepada Allah. Semoga Dia bersegera menganugerahkan kepadamu, putra-putri yang kelak akan membawa kebaikan untuk kedua orang tuanya, di dunia juga di akhirat.
 

0 komentar:

Posting Komentar