Social Icons

16 November 2014

Seni Menawar

Salah satu kelemahan saya (yang ga ibu-ibu banget) adalah ga bisa nawar ((^.^’)
Ntah saya yang terlalu baik atau memang lugu, terkadang ada rasa ga tega. Seperti tadi ketika ke pasar. Saya merasa tidak masalah dengan membeli jagung dua ribu perbonggol, toh ukurannya memang besar-besar. Tapi, ibu di samping saya menawar dengan nada tinggi, "Sewu mangatus wae lah, Mas, koyo ngene iki kok!" padahal secara fisik jagungnya sehat. 
google.com

Tiba-tiba saya teringat dengan kisah seorang tukang becak di Jogja. Beliau memiliki dua prinsip, jangan pernah menyakiti orang dan beri makan anak istri dari rizki yang halal. Beliau adalah tukang becak yang tak pernah pasang tarif. Misal ada ibu-ibu mau ke Malioboro, "Sepuluh ribu ya, Pak?" beliau mengangguk. Menurut beliau jika memprotes, "Lima belas, Bu!" itu sudah menyakiti orang. Jadi, jikapun misal ibu-ibunya menawar, "Malioboro lima ribu ya, Pak?" beliau akan mengiyakan saja. Dan tahukah hasil dari prinsip luar biasa itu? Kedua anak laki-lakinya menjadi hafidz dan menjadi orang hebat (secara jabatan dan finansial) di kota besar. Subhanallah.. Selalu ada orang-orang yang membuat kita iri ya di luar sana..

Semoga setiap kebaikan yang kita niatkan membawa kebaikan pula untuk orang banyak :-)
Readmore - Seni Menawar

Choco Lava Cake

Sejak gabung di grup langsungenak di facebook, saya seolah ketagihan untuk mencoba resep ini dan itu. Salah satunya ini, Choco Lava Cake. Di grup, resepnya dikukus. Tapi, berhubung saya baru saja dibelikan oven (sebagai kado milad #uhuk), saya mencoba resep yang panggang dari dapur masak.

Ini adalah gambar dari percobaan kedua, hihihi.. Bandingkan dengan percobaan pertama.
Yang pasti beda bentuk karena beda cetakan. Awalnya saya hanya memiliki cetakan pie mini. Dan karena berasumsi cetakan kurang besar yang mengakibatkan lava juga kurang wah, akhirnya saya membeli cetakan muffin. Daaan.. Saya baru mengerti, ternyata lava ini dihasilkan karena teknik memanggang. Memanggang tidak perlu lama. Setelah cake mengembang, langsung angkat. Karena kalau menunggu terlalu lama, lava akan ikut memadat dan jadilah choco cake tanpa lava :D
Ini resepnya kalau mau buat (^^,)v

> 100gr dark chocolate & 85gr margarin, lelehkan
> 30gr terigu & 1 sdm cokelat bubuk, ayak
> 2 btr telur & 30gr gula pasir mix sampai mengental (kalau diangkat pakai sendok, adonan seperti pita)
> masukkan terigu & cokelat bubuk, mix kecepatan rendah
> masukkan lelehan cokelat, mix rata. panggang

saya pakai ilmu kira-kira sewaktu menakar tadi :D
Readmore - Choco Lava Cake

12 November 2014

Sulam Pita Perdana


Selesaaai \(^.^)/ Belum rapi siy, tapi untuk seorang amatir cukup membahagiakan lhooo..

Semacam alasan untuk rehat ba’da koreksi UTS (400an) mahasiswa, saya memilih berleha-leha bersama peralatan menyulam sembari menikmati Running Man. Supaya tersegarkan juga otaknya dengan sedikit senyum dan tawa. Tapi, yaaa namanya otodidak di awal-awal nyulam salaaah melulu. Sampai BT. Makanya seminggu baru jadi karena ngumpulin moodnya yang susah ((^.^’)

Berikutnya ingin berkutat kembali dengan mesin jahit. Mau ngecilin baju, hihihi.. Semangat! (^^,)9
Readmore - Sulam Pita Perdana

10 November 2014

Untukmu Mahasiswa

Memutuskan untuk kuliah berarti bersiap menerima konsekuensinya. Termasuk berpayah-payah belajar, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, pun berlelah-lelah merampungkan skripsi. Jika kemudian sebagian dari kita mendapatkan jalan lain untuk sukses, bukan linear dari jurusan yang kita tempuh, tak masalah. Tak kan sia-sia kuliah yang telah dijalani bertahun-tahun. Ilmunitu tak pernah basi. Saya hanya menyayangkan mereka yang mengambil jalan pintas (bahkan curang!) demi memperoleh sebuah nilai.
google.com

Apalah arti dari sebuah ijazah jika pemilik tak mampu memaknai ilmu. Kalau hanya mengejar ijazah, tak perlu kuliah. Di luar sana ada baaanyak sekali orang sukses bahkan tanpa sekolah. Yang menjadikan kita sukses adalah integritas diri. Maka, bersiaplah untuk tersingkirkan jika berpikir untuk berbuat curang.

Yang diharapkan dari seorang dosen (biasa seperti saya) hanyalah melihat mahasiswanya satu-persatu menunjukkan pada dunia bahwa mereka mampu, benar-benar bersungguh meraih yang diimpikan.
Readmore - Untukmu Mahasiswa

8 November 2014

Cara Cepat Hafal Quran

google.com
Untuk yang ke sekian kalinya saya ditanya, "Gimana sih caranya supaya bisa cepat hafal Al Quran..?" Pertanyaannya adalah, mengapa ingin cepat hafal? Esensi menghafal Alquran itu apa..

Interaksi dengan Alquran adalah sebuah perjalanan panjang. Menghafal adalah salah satu bagian dari perjalanannya. Pastilah terhalang karena kesulitan lafadz ayat, misalnya, digoda dengan kesibukan, malas.. Kita hanya perlu menghafal. Kalau tak kunjung hafal ya diulang lagi dan diulang. Kalau masih belum hafal, ulang teruuus, bahkan seorang ulama mencontohkan mengulang hafalan sampai 600x. Dan mereka yang berputus asa dalam menghafal adalah mereka yang tidak memahami untuk apa menghafal Alquran :-)

Saya tidak punya tips cepat menghafal Alquran. Hanya meyakini satu hal, dekat dengan Alquran akan mendatangkan banyak keajaiban :-)
Readmore - Cara Cepat Hafal Quran

4 November 2014

Apem Nasi

Apem nasi. Agak maksa fotonya karena mati lampuuu :D

Apa yang terpikir ketika di dapur ada sisa nasi..? Dibuat nasi goreng, biasa. Diolah jadi kerupuk, itu khas Mamak mertua. Tapi, saya ingin mengolah dengan cara berbeda. Daaan.. Nemu grup ibu-ibu kreatif ’langsungenak’ dapat ide untuk mengolah nasi menjadi apem.

Bahan:
~Nasi 1 gelas
~Gula pasir 3/4 gelas
blend bersama air 1,5gelas

~terigu 1 gelas
~tepung beras 1 gelas
~fermipan 1 sdt
~pewarna (sy pake van houten sisa bikin kue kemarin)

Hasil blend tadi dicampur dengan bahan tepung, aduk rata. Diamkan selama 3 jam, kemudian kukus.

Adonan saya pakai saf instan. Biasanya fermentasi lebih cepat, jadi agak khawatir kalau didiamkan 3 jam. Akhirnya tetap saya kukus meski hanya didiamkan 1,5 jam. Saya kukus dengan cetakan mawar dan karena blender nasinya kurang lembut, bentuk adonannya jadi kurang sempurna ((^.^’)

Rasanya? Ya apem
Ga beda jauh dengan apem dari tape kok..
Readmore - Apem Nasi