Social Icons

29 Agustus 2015

Banana Bolen

Gara-gara keseringan nongkrong di grup masak dan lihat postingan Banana Bolen, jadi kepengeeen pakai banget. Tapi agak takut mau bikin sendiri karena dulu pernah bikin pastry (pakai korsvet), udah mah ribet, gagal lagi, huhuhuuu.. Tapi setelah ke toko kue andalan di Bandar Lampung, ternyata mereka ga stok Banana Bolen, padahal udah bolak-balik ke sana T-T

Daaan.. Nemu resep yang cukup ramah bahan-bahannya (tanpa korsvet). Cara buatnya pun simple. Yeeey \(^.^)/ eksekusi deh..

Pisang Bolen (Tanpa korsvet by Sajian Sedap)
Posting by Intan 'park Hyun Hoon'
Dame Tobing

Bahan A :
- 100 gr terigu protein tinggi
- 1 sdm minyak sayur
- 75 gr margarin

Bahan B :
- 200 gr terigu protein tinggi
- 30 gr gula
- 80 ml air es
-75 gr margarin

Pelengkap :
- Pisang tanduk, janten / uli, potong menjadi 3 bagian
- Keju chedar parut, secukupnya
- Meses secukupnya

Bahan Olesan :
- 2 btr kuning telur (saya pakai 1 butir dan cukup)
- 1 sdm susu cair

Cara membuat :
- Campur semua bahan A jadi satu, aduk rata. Bentuk bulat. Diamkan 10 menit ( aku simpan dalam kulkas )
- Campur semua bahan B, aduk rata dan uleni hingga kalis. Diamkan 15 menit ( aku masukkan kulkas juga )
- Bagi bahan A dan B menjadi 15 bagian sama besar
- Ambil sebuah bahan B, pipihkan.
- Letakkan bahan A di atasnya, pipihkan dengan tangan
- Lipat sisi atas dan bawah bahan B hingga bertemu, lipat lagi sisi kanan dan kirinya hingga bertemu, hasil akhirnya seperti bentuk amplop.
- Giling memanjang, adonan tadi secara perlahan agar kulit adonan tidak pecah
- lipat kedua sisi hingga bertemu, satukan lipatan tadi. Giling lagi secara perlahan sampai berbentuk kotak seperti semula
- Lakukan tahap melipat ini sampai 2 kali
- Setelah adonan kulit berbentuk kotak, ambil isian keju atau mesis secukupnya dan letakkan di dasar adonan, tambahkan potongan pisang di atasnya
- Lipat semua sisi adonan kulit sehingga berbentuk amplop kembali.
- Tata dalam loyang yang sudah dialas dengan baking papper. Lakukan sampai habis
- Oles permukaan bolen dengan bahan olesan, taburi mesis / keju sesuai dengan isiannya ( aku oles 2 kali sebelum ditabur topping )
- Oven dengan suhu 180 derajat hingga matang

Rasanya? Enaaak.. manis gurihnya pas :3 Suami yang ga suka keju pun ikut makan. Kebetulan keju dan mesesnya ga kebanyakan juga naruhnya, fufufu..

Selamat makaaan :D

Readmore - Banana Bolen

21 Agustus 2015

Puding Cokelat

Puding Cokelat perdana <3

Ke pesta tempo lalu dan nemu dessert yang yummy di lidah, akhirnya memutuskan untuk bikin sendiri. Teksturnya padat, kalau kata suami rasanya mirip brownies. Kayanya yang bikin enak memang dark chocolatenya :p

Resepnya hasil modifikasi dari resep yang bertebaran di google:

~1 bungkus agar-agar cokelat
~3 sdm gula pasir
~400 ml air
~3 sdm susu kental manis
~150gr dark chocolate, lelehkan
~1 butir telur, kocok lepas

Campurkan agar-agar, gula dan air hingga larut, panaskan. Masukkan susu kental manis dan dark chocolate, aduk rata. Ambil dua atau tiga sendok adonan, campurkan dengan telur hingga rata, tuangkan sedikit-sedikit ke dalam adonan. Aduk rata hingga adonan mendidih. Setelah mendidih, tuangkan ke dalam cetakan yang sudah dibasahi (supaya tidak lengket). Setelah agak dingin, simpan di lemari es sampai mengeras.

Selamat makaaan \(^.^)/

Readmore - Puding Cokelat

13 Agustus 2015

Suamiku Sayang, Suamiku Malang

Dari DP BBM seorang teman, kurang tau sumber aslinya, tapi.. Berhasil membuat saya dan suami terbahak :D Iya, kami dan mungkin mayoritas pasangan suami istri merasakan hal yang serupa. Istri marah, inginnya didengarkan, diiyakan. Suami berusaha memahami, tapi tetap mencari celah untuk berkata bijak. Endingnya tetap sama, "Pokoknya lelaki selalu salah, sekalipun maksudnya benar." :D

Tapi jujur, melihat gambar ini saya kasihan sekali melihat tokoh lelakinya (sembari melirik suami yang sudah tertidur pulas di samping saya). Para suami seperti itukah, nerimo, demi meredam suasana hati istrinya..? Kasihan T-T

Tapi di sisi lain, saya berpikir, apakah mungkin para suami punya alasan tersendiri mengapa memutuskan untuk 'nerimo'? Sebagaimana yang juga dilakukan oleh Umar bin Khattab ra ketika sang istri marah..? "Sebab ia melaksanakan kewajibannya untuk menjaga harta dan kehormatanku, ia pula yang menjadi guru pertama bagi anak-anakku.." jawabnya ketika seorang sahabat bertanya.

Ah.. Tapi semarah apapun, saya ingin terus berusaha untuk diam, tidak melampiaskannyadengan mengomel panjang lebar yang membuat illfeel siapapun yang mendengar. Dan beliau.. yang selalu tau saya sedang kesal, memilih untuk berdamai dengan memeluk dan mengusap-usap kepala istrinya. Membuat amarah yang memenuhi dada perlahan mencair dan keluar melalui bening di mata. Itu lebih melegakan daripada banting-bantingpiring kan ((^.^')

Terima kasih kepada para lelaki hebat yang telah bersabar menghadapi belahan jiwanya.. Semoga kesabaranmu berbuah kebaikan di surgaNya :)

Readmore - Suamiku Sayang, Suamiku Malang

8 Agustus 2015

Mozarella Crispy

Cemilan pagi \(^.^)/

Dari kemarin pengeeen banget makan pizza yang rotinya tipiiis, mozarellanya buanyaaak.. Tapi mozarella itu lumayan harganya, huhuhu.. Dan googling deh nyari resep mozarella kw, xixixi..

Bahannya simpel dan harganya juga ga terlalu mahal:
180 gr keju Prochiz
300 ml susu uht
3 sdm tapioka (cairkan dengan sedikit susu uht)

2 saschet susu kental manis (saya pakai 3 sdm)

1 bks Nutrijell plain

1/4 sdt garam

Di resep, keju harus difreez dulu 24 jam, tapi baru setengah hari sudah saya keluarkan, hehe.. ga sabar.

Parut keju, tambahkan semua bahan dan aduk rata. Setelah itu panaskan di atas api kecil sambil terus diaduk sampai adonan kalis dan melar, kira-kira butuh waktu 20 menit. Setelah itu dinginkan dan simpan dalam freezer.

Pengen bikin pizza tapi males ngadon roti, akhirnya mozarellanya digoreng crispy, hihihi.. Cuma modal terigu, telur (kocok lepas) dan tepung roti. Mozarella dipotong kecil-kecil sesuai selera, lumuri tepung, celupkan ke dalam telur dan ulangi sampai dua atau tiga kali, baru lumuri tepung roti. Goreng deeeh.. Mudah ya ^^

Pertama lihat tekstur keju di dalam, agak kecewa karena meski melted, kejunya ga melar seperti mozarella. Sepertinya saya kurang sabar waktu memanaskan adonan :( sudah terlihat kalis tapi belum melar seperti di foto petunjuk resep (bisa buka link di atas), tapi sudah saya angkat dan dinginkan. Meski begitu, dari segi rasa.. Enaknya mantap (^^,)bb paduan gurih manisnya pas dan bikin pengen nambah.

Lain kali, perlu nyoba mozarella asli agaknya. Nabung nabuuung :D

Readmore - Mozarella Crispy

5 Agustus 2015

Supermanzil Ramadhan 1436 H

26 Juni 2015

Supermanzil, sebuah mimpi yang menjadi nyata.

Saya bukanlah seorang ustadzah, bukan pula ahli ilmu. Tetapi saya bermimpi menjadi penghafal Alquran dan berharap mampu mengajak orang-orang sekitar untuk juga bisa menghafal Alquran. Misalnya mereka, anak-anak Rohis kampus STKIP PGRI Bandar Lampung.

Tempo lalu kami membuat agenda tasmi, satu persatu peserta melafadzkan surat demi surat di juz 30 secara bergilir, An Naas hingga Asy Sams. Kali ini, Supermanzil memfasilitasi mereka untuk setor seluruh hafalan di juz 30 secara bergilir dimulai Kamis lalu jam 10.00 dan ditutup 10.00 hari berikutnya. Jika ada kesalahan pelafadzan ayat, tajwid, dan makhrojnya, mereka harus mundur dan digantikan dengan peserta lain (yang juga diharuskan setor hafalan). Waktu istirahat hanya untuk sholat, membenahi kebutuhan fisik, juga berbuka dan sahur. Dan alhamdulillah, dari 10 peserta ada dua orang yang hampiiir menyelesaikan 1 juznya.

Semoga semangat menghafal Alquran itu tetap ada, hingga nanti Allah kumpulkan kita di surga bersama para penghafal Alquran yang lainnya.

Terima kasih telah membuat istana kecil kami semerbak dengan bacaan Alquran.. Semoga menjadi awalan terwujudnya cita-cita berikutnya..

Readmore - Supermanzil Ramadhan 1436 H

Tasmi' Perdana Tahfidz Kami

23 Januari 2015

Berawal dari rindu asrama tahfidz dan aktivitas Quraninya, saya ’memaksa’ anak-anak (lebih tepatnya teman, karena usia mereka yang tak terpaut jauh dari saya) untuk juga membuat agenda serupa. Seperti kali ini, kami merancang agenda tasmi’ perdana untuk halaqah tahfidz di STKIP PGRI Bandar Lampung.

Masih jauuuh dari agenda tasmi’ yang biasa diadakan di pondok tahfidz. Tasmi’ Juz 30 ini tidak full 1 juz, tetapi hanya An Naba, Asy Syams-An Naas, dan itu pun dimurajaah bergilir sesuai urutannya dalam Al Quran, bukan diucapkan bersamaan. Tapi bagi mereka, yang tertatih memperbaiki bacaan Quran, tampil dengan hafalan sebanyak itu adalah luar biasa. Semoga menjadi awalan aktivitas Qurani lain di kampus kami.

Oh iya.. Audiencenya cuma empat orang lho (selain kami). Mudah-mudahan kelak seluruh warga kampus bisa menyaksikan, ini lho.. Mahasiswa STKIP PGRI Bandar Lampung yang juga penghafal Quran :)

Readmore - Tasmi' Perdana Tahfidz Kami