Social Icons

11 Maret 2016

Guruku Motivasiku

"Kok ga ada motivasi, Bu?" tanya Wisnu saat saya (agak tergesa) menutup pertemuan hari itu karena mengejar waktu untuk memasuki kelas berikutnya.

"Iya, saya buru-buru. Pekan depan ya.."

"Yaaah.. Ibu."

Saya mengulum senyum. Ternyata, ada yang menantikan saya bercerita atau sekedar memberi satu dua kata penyemangat.

Dahulu ketika sekolah, saya senang jika guru mengajak diskusi tentang hal-hal menarik di sekitar kami. Sesuatu yang berbeda, di luar materi pelajaran yang terkadang menjenuhkan. Beliau, para guru, meminta kami berpikir besar, bermimpi besar. Maka, itu yang juga saya lakukan saat berada di posisi mereka.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika tentu tahu rumitnya Kalkulus, ribetnya Statistika, juga abstraknya Analisis Real. Tapi saya yakin, di balik setiap mata kuliah ini, ada banyak pelajaran yang bisa diambil. Saya tidak ingin hanya rumit, ribet, dan abstrak saja yang ada di benak mereka. Belajar dari seorang teman (yang juga saya anggap sebagai guru), belajar adalah tentang nilai (value), bukan melulu tentang nilai (mark). Maka jika selepas mata kuliah ini mereka masih terfokus dengan bagaimana mendapat A atau B, bukan seberapa banyak manfaat yang mampu mereka beri untuk masyarakat, berarti saya gagal.

"Janganlah seorang muslim bermimpi, kecuali mimpi yang besar." (Umar Bin Kaththab ra.)

0 komentar:

Posting Komentar