Social Icons

27 Maret 2016

Marah

Bahwa menjadi yang kuat, yang mampu menahan amarah kata Rasul, ternyata tidak mudah. Bahwa "..jangan marah dan bagimu surga" perlu usaha keras. Tapi, meski tak mudah, cukup mengingat, "..berkatalah yang baik atau diam" maka saya memilih untuk menjauh ketika marah. Menjauh, dengan ribuan kata bergumul di otak, bahwa saya tengah menumpahkan semua amarah juga kekesalan dalam imajinasi, yang kemudian mengalir melalui bening di sudut mata. Meski jelas, banyak sekali godaan untuk berkata-kata, membela diri misalnya, bahwa saya telah melakukan ini, ini, dan ini. Ah.. bagaimana jika setiap kebaikan yang telah Allah catat, beterbangan layaknya debu..

Diantara waktu sempit yang datang, berdoa menjadi aktivitas favorit. Salah satunya, "Allahku, jika apa yang telah kuusahakan bernilai kebaikan di sisiMu, anugerahkanlah kepadaku sebuah rumah, di surga." Dan perlahan.. energi memaafkan itu menghampiri.

Maaf.. untuk sesiapapun yang pernah melihat saya marah. Semoga kelak semakin bijak..

Sumber gambar: google.com

0 komentar:

Posting Komentar