Social Icons

5 Maret 2016

Sebaik-baik Pengasuh untuk Altan

Pernah nonton Children of Heaven? Tentang dua kakak beradik yang bergantian memakai sepatu ke sekolah karena keluarga mereka yang kurang mampu. Pagi sang adik yang memakai sepatu (kebesaran), siang giliran sang kakak. Begitu setiap hari. Dan apa yang saya alami hari ini membuat saya teringat film berkesan itu ((^.^') suami belum pulang dari rapat sementara saya harus tiba pukul 3 sore di kampus. Maka ketika beliau tiba, saya bergegas memacu Revo Hijau kesayangan agar segera sampai di kampus.

Saya dan suami bergiliran menjaga Altan. Beruntungnya, suami tidak memiliki jam kantor yang mengharuskan stand by dari jam sekian hingga jam sekian. Meski resikonya terkadang saya harus terlambat ke kampus jika beliau belum pulang (belum ada pengganti) untuk menjaga buah hati kami. Bersyukur pula, sewaktu-waktu nenek Altan berkunjung dan (gembira sekali jika harus) mengasuh Altan sementara saya dan suami keluar sejenak untuk menuntaskan amanah.

Pengasuh anak, sensitif sekali bagi saya. Sejak hamil, ini sudah kami pikirkan. Bahwa kami tidak ingin Altan diasuh oleh sembarang orang. Kami penanggungjawab utama pendidikannya. Maka ketika di periode emas kami lalai, ntah bagaimana masa depannya kelak.
Sebagai perempuan, tentu besar sekali keinginan untuk menjadi full time mother, memperhatikan setiap tumbuh kembang anak dengan baik. Tetapi, ada banyak sisi yang harus dilihat secara bijak, bahwa kita (dengan berjuta cita) dikelilingi orang-orang terkasih yang menaruh harapan kepada kita.

Menjadi dosen bukanlah cita-cita utama saya. Namun, ketika orang tua menaruh harap besar, sementara dengan itu pula saya memiliki ruang untuk berkarya, saya tetap melanjutkan. Ini bukan profesi, melainkan salah satu lahan ibadah. Maka dalam untaian doa saya hanya mampu berbisik, "Allahku, mampukan aku untuk menjadi sebaik-baik anak, sebaik-baik istri, sebaik-baik ibu, juga sebaik-baik hamba yang ingin menebar kebaikan untuk umat."

Terpenting suami ridho. Maka selanjutnya, kami yang harus pintar-pintar mencari 'win-win solution'. Allah yang akan membukakan jalan :)

*gambar diambil dari google.com

0 komentar:

Posting Komentar