Social Icons

21 April 2016

Mengejar Stok ASIP

"..bahwa mengejar stok lebih sulit daripada menabung."

Menjadi ibu pantang sakit, ternyata memang benar. Ada banyaaak sekali yang harus diselesaikan pasca 'kelalaian' beberapa hari lalu. Dan yang paling mendominasi pikiran saya adalah.. stok ASIP (ASI Perah) yang kurang. Diare menyebabkan saya sulit makan yang akhirnya berefek ke kuantitas ASI.

Selasa, Altan (4m) saya tinggal hanya dengan 4 botol ASIP yang dalam prediksi saya akan cukup bahkan sisa, mengingat jam siang ia lebih banyak tidur daripada terjaga. Ternyata, sejam sebelum kepulangan saya, ada pesan masuk, "Tunggu depan kampus ya.. Mau ambil ASIP." Sudah habis hanya dalam waltu kurang dari 6 jam? Subhanallah.. Maka pulangnya, saya meminum jus sayur lebih banyak dari biasanya.

Rabu, baru saja menyadari bahwa daya hisap Altan semakin kuat, kuantitas ASI yang dibutuhkannya semakin banyak. Saya hanya mampu menyediakan satu botol ASIP yang sedikit sekali volumenya. Akhirnya saya putuskan untuk izin tidak hadir di perkuliahan pagi. Tetap berniat ke kampus jika ASIP dirasa cukup untuk Altan saat saya tidak di rumah.

Hari ini.. Lagi-lagi izin dari perkuliahan pagi karena ASIP yang (dengan sekuat tenaga telah saya ikhtiarkan) belum cukup membuat saya tenang meninggalkan Altan. Maaf Sayang, ibumu ternyata begitu lalai..

Minum lebih banyak dari biasanya, jus sayur pun dikonsumsi lebih banyak, dan masih mengikhtiarkan untuk membuat infused water dari kurma. Doakan saya bisa amanah dengan semuanya, terutama menyediakan ASI yang cukup untuk Altan.

*gambar diambil dari google.com

0 komentar:

Posting Komentar