Social Icons

17 April 2016

Yang Tak Terprediksi

Ambruk! Akibat terlalu pede melahap mie instan sisa sarapan untuk makan malam, dalam kondisi perut kosong seharian. Terlalu dzalim dengan diri, sok lincah ke sana ke mari menghadiri rentetan agenda yang padat merayap sampai lupa dengan hak perut. Dan.. seketika suami menyampaikan bela sungkawa dengan, "..makanya, kalau.. jangan.." di saat perut mulai mulas dan toilet menjadi langganan selama beberapa jam.

Godaan untuk marah begitu besar, karena fisik yang tak karuan, sementara pekerjaan rumah belum tersentuh sama sekali, baby tidur dengan banyak semut mengerumuni sisa jajanan di ruang tengah. Aaah.. Ya Allah. Dan saya mengikuti saran suami untuk tidur saja. Menyelamatkan lisan dari dosa.

Beruntung ini Ahad, hari di mana saya ingiiin sekali merasa santai dengan semuanya. Pamit sebentar untuk mencari sarapan, ternyata beliau pulang agak terlambat. "Yuk, makan." Saya menatap curiga, katanya bubur ayam.. kok? "Kasian lihat dirimu kesakitan semalam. Ini lho ada zuppa (appetizer favorit saya yang hanya tersedia sepekan sekali di pasar kaget)." Subhanallah..

Selalu tak terprediksi, selalu punya cara untuk menghibur. Dan bagi saya, itu cukup :)

Terima kasih, Cinta..

0 komentar:

Posting Komentar